Monitoring dan Evaluasi Bantuan Alat pada IKM di Kecamatan Babulu

Bidang Perindustrian melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi terhadap Bantuan alat pada Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kecamatan Babulu, Tepatnya di Desa Rawa Mulia dan Labangka, pada hari Kamis (22/01/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan bantuan alat, mendorong peningkatan produktivitas IKM, serta mengidentifikasi kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi pelaku usaha sebagai bahan evaluasi dan perbaikan program ke depan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mendatangi kediaman Bapak Suroto di Desa Rawa Mulia serta Bapak Hasanudin di Desa Labangka untuk melihat secara langsung kondisi alat bantuan yang telah diberikan. Selain itu, petugas juga melakukan dialog dengan perwakilan kelompok guna mengetahui keberlangsungan kegiatan usaha di dalam kelompok serta dampak bantuan alat terhadap aktivitas produksi.

Berdasarkan hasil monitoring, pada kelompok Bapak Suroto yang bergerak di bidang pembuatan sepatu diketahui bahwa mesin jahit sepatu yang diberikan saat ini mengalami kerusakan. Sejak awal pemberian bantuan, kelompok tersebut belum melakukan kegiatan produksi sepatu. Menindaklanjuti kondisi tersebut, disepakati bahwa alat mesin jahit bantuan akan dilakukan penarikan sementara untuk dilakukan perbaikan. Selanjutnya, setelah alat diperbaiki, akan dipertimbangkan untuk diberikan kepada kelompok lain yang lebih membutuhkan.

Sementara itu, pada kelompok Bapak Hasanudin yang bergerak di bidang IKM reparasi/bengkel, alat-alat bantuan masih digunakan secara aktif dan dinilai sangat membantu dalam menunjang proses perbaikan yang dilakukan di bengkel.

Selain melakukan monitoring pada kelompok penerima bantuan, petugas juga mengunjungi salah satu rumah peserta pelatihan pembuatan sepatu yang telah dilaksanakan pada 10–13 November 2025. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat perkembangan peserta dalam menerapkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan. Dari hasil pemantauan, peserta menyatakan kesiapan untuk membentuk kelompok usaha bersama di bidang pembuatan sepatu. Namun demikian, mereka masih mengalami keterbatasan alat dan bahan produksi.

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam perbaikan dan penyesuaian program bantuan ke depan agar lebih tepat sasaran dan berdampak optimal bagi pengembangan IKM.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top