

Kepala Dinas KUKMPERINDAG menghadiri High Level Meeting dan Launching Digitalisasi Retribusi TP2DD yang dilaksanakan di Ruang Beruang Madu Lantai 3 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan. Tampak hadir juga Wali Kota Balikpapan diwakilkan Sekretaris Daerah (Sekda) Balikpapan, Bupati PPU (hadir secara daring), Wakil Bupati Paser, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Analis Kebijakan Ahli Muda Kemenko Bidang Perekonomian, serta peserta tamu undangan dari 3 kabupaten/kota.
Launching pembayaran retribusi pasar secara digital menandai era baru dalam pengelolaan keuangan daerah yang lebih modern, efisien, dan inklusif bagi pedagang serta masyarakat. Inovasi ini memungkinkan transaksi retribusi dilakukan melalui platform digital yang aman, cepat, dan transparan, sehingga mengurangi penggunaan uang tunai serta meminimalkan potensi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD). Dengan fitur seperti pembayaran via aplikasi mobile, QR code, atau e-wallet, pedagang pasar kini dapat membayar retribusi kapan saja dan di mana saja tanpa antre panjang, sekaligus mendukung program nasional transformasi digital pemerintahan daerah (TP2DD).
Kehadiran sistem ini tidak hanya meningkatkan akuntabilitas tata kelola keuangan, tetapi juga membuka peluang sinergi antarinstansi seperti dinas terkait, bank, dan penyedia layanan fintech untuk membangun ekosistem ekonomi digital yang berkelanjutan di tingkat lokal.
Mulai saat ini pedagang pasar sudah tidak lagi bisa membayar retribusi secara tunai, melainkan secara digital. Melalui launching ini, pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam memberdayakan pelaku usaha kecil di pasar tradisional agar lebih kompetitif di tengah perkembangan teknologi, sambil terus memperkuat pendapatan daerah untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang lebih baik.


