

Penajam Paser Utara — Dalam rangka mendukung pengembangan kapasitas UMKM serta peningkatan kualitas produk pangan lokal berbasis jamur, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Penajam Paser Utara menyelenggarakan Bimbingan Teknis UMKM Jamur dan Lomba Memasak Menu PMT bagi Bayi dan Balita pada Kamis–Jumat, 13–14 November, bertempat di Semur Cendawan dan KWT Dahlia. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM dan kader posyandu.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh perwakilan Dinas KUKMPERINDAG dan mendapat sambutan positif dari peserta. Pelaksanaan bimtek menghadirkan dua narasumber dari Universitas Mulawarman, yaitu Pak Irfan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Bu Tetra dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Para narasumber memberikan materi terkait teknik budidaya jamur tiram, proses pengolahan, hingga analisis peluang usaha, sehingga peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai potensi bisnis jamur.
Setelah sesi bimtek, kegiatan dilanjutkan dengan Lomba Memasak Menu PMT (Pemberian Makanan Tambahan) bagi bayi dan balita, yang diikuti oleh para Kader Posyandu. Lomba ini bertujuan meningkatkan kreativitas dan pemahaman peserta dalam merancang menu makanan sehat, bergizi, dan berbahan dasar jamur sebagai alternatif pangan yang aman dan bernilai gizi tinggi. Penjurian dilakukan oleh Bu Yulianda selaku ahli gizi dari Dinas Kesehatan, bersama Pak Irfan dan Bu Tetra.
Dalam kompetisi tersebut, terpilih para pemenang: Juara 1 diraih Posyandu Suko Mulyo, Juara 2 Sido Rame, Juara 3 Dadi Rukun, dan Juara Favorit Cahaya. Hasil ini menunjukkan tingginya kreativitas peserta dalam mengolah jamur menjadi makanan bergizi untuk balita.
Melalui kegiatan dua hari ini, Dinas KUKMPERINDAG berharap pelaku UMKM dan kader posyandu semakin terampil dalam mengembangkan produk pangan berbasis jamur serta mampu berinovasi dalam penyusunan menu sehat untuk mendukung tumbuh kembang anak. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus membuka peluang usaha baru di sektor pangan lokal.

